1. Membangun karakter dan kebiasaan baik
Warren Buffet mengatakan bahwa banyak hal dalam hidup yang berada di
luar kontrol seseorang. Misalnya lingkungan dimana ia dilahirkan, sifat
genetik seperti IQ, bentuk fisik, atau bakat. Ia membandingkan ini
seperti memenangkan lotere. Beberapa orang lebih beruntung dibanding
orang lain. Bagaimanapun, IQ yang tinggi dan bakat saja tidak bisa
diandalkan untuk menggapai kesuksesan. Ada hal lain yang bisa Anda
kontrol, yaitu pilihan-pilihan yang berkaitan dengan karakter,
kebiasaan, dan temperamen. Pilihan-pilihan ini sangat mempengaruhi
sejauh mana efektifitas dan efisiensi dalam menggunakan IQ, bakat, dan
kemampuan. Menurut Buffer, banyak orang dengan IQ dan bakat yang luar
biasa terhambat kesuksesannya karena mereka kurang mengembangkan
karakter dan kebiasaan orang sukses.
Warren Buffet menggunakan analogi mesin untuk menjelaskan maksudnya. Ia menganggap IQ dan bakat seperti potensi pada mesin (Horsepower/HP). Pada satu sisi, mesin dengan 200 HP bisa jadi inefisien dan hanya memproduksi output
sebesar 50 HP, sisanya terbuang. Di sisi lain, ada mesin dengan hanya
100 HP bisa jadi sangat efisien dan memproduksi total 100 HP output. Mesin yang kedua dengan HP yang lebih sedikit memproduksi output yang lebih besar daripada mesin yang pertama.
Menurut Buffet, paling mudah membentuk karakter dan kebiasaan di usia
muda dan semua orang dapat melakukannya. Caranya adalah dengan
menemukan seseorang yang Anda kagumi dan menuliskan karakter dan
kebiasaan yang Anda kagumi dari mereka. Kemudian, temukan juga contoh
orang yang Anda tidak suka dengan karakter dan kebiasaannya, dan
tuliskan. Lalu Anda tinggal meniru karakter dan kebiasaan dari orang
yang Anda kagumi dan hindari karakter dan kebiasaan orang yang Anda
tidak sukai.
2. Hindari Hutang
Nasehat finansial terbaik dari Warren Buffet untuk profesional muda adalah, hindari hutang
kartu kredit. Ia mengatakan bahwa mencegah lebih mudah daripada nanti
terlanjur terjebak dalam masalah finansial. Biasanya, bunga kartu kredit
berkisar antara 18-20%. Menurut Warren Buffet, sekali seseorang
terjatuh dalam hutang tersebut, akan sangat sulit untuk keluar darinya.
Saat Warren Buffet lulus dari kampus, ia sudah memiliki tabungan
sebesar 10.000 dolar. Ia selangkah lebih maju dari teman-temannya.
Seperti dalam sebuah perlombaan, apabila seorang peserta diberi
kesempatan start 1 meter lebih maju dibanding yang lain, akan
membuat perbedaan besar di akhir perlombaan. Sama juga dengan pemuda
yang lulus kuliah tanpa hutang atau bahkan dengan sejumlah tabungan, ia
memiliki kelebihan dibanding orang-orang lain.
Warren Buffet memberikan aturan sederhana soal finansial ini:
“Apabila Anda tidak bisa bayar, jangan beli. ”
3. Sederhana dan Rendah Hati
Apabila ada orang yang bisa disebut sederhana, ialah Warren Buffet.
Meskipun ia adalah salah satu orang terkaya di dunia, ia selalu hidup
sederhana, tinggal di rumah yang sama yang ia beli 50 tahun yang lalu,
menyetir sendiri mobilnya, dan memberikan sebagian kekayaannya untuk
amal.
Menurut Buffet, rendah hati memiliki makna ‘mengetahui sejauh mana
kompetensi Anda.’ Atau ‘mengetahui apa saja yang tidak Anda ketahui’. Ia
sering berkata bahwa ia lebih baik bekerja dengan orang yang memiliki
IQ 130 tapi merasa IQnya 125, daripada dengan seseorang yang IQ nya 180
tapi mengira IQ-nya 200. Orang kedua akan lebih banyak menyebabkan hal
buruk daripada hal baik. Karir Buffet yang sukses dalam berinvestasi
sebagian adalah karena hasil kesederhanaannya. Ia tidak pernah investasi di bisnis yang tidak ia mengerti.
Apakah definisi sukses menurut Warren Buffet? Dalam wawancara Forbes
yang digelar di Universitas Nebraska (Omaha), Buffet mengatakan bahwa
tidak semua orang beruntung dan tidak semua orang akan menjadi atlet
kelas dunia, tapi pada akhirnya, apabila orang-orang di sekitar Anda,
keluarga dan anak-anak Anda, dan orang-orang yang bekerja pada Anda, peduli dengan Anda
setelah melihat usaha Anda selama bertahun-tahun, berarti Anda sukses.
Sebaliknya, apabila Anda memiliki segalanya tapi tidak banyak orang yang
peduli pada Anda, berarti Anda tidak sukses.
Referensi : Under30CEO
Sumber : yukbisnis.com

No comments:
Post a Comment