Seorang laki-laki datang kepada orang tua saya dengan maksud ingin memperistri saya. Ini belum lamaran resmi dari pihak keluarganya, tetapi baru sebatas menanyakan apakah saya bersedia jika dilamar. Tentu saja saya tak bisa menjawab hari ini juga. Saya minta waktu untuk shalat istikharah karena saya masih ada ganjalan apakah menerimanya atau tidak.
Perlu diketahui, beberapa bulan yang lalu ada laki-laki lain yang melamar. Tetapi saya menolaknya dengan alasan ia sangat jauh dari kriteria saya. Sebenarnya laki-laki yang sekarang datang ke orang tua juga belum memenuhi kriteria saya, tapi tidak terlalu jauh. Saya khawatir jika menolaknya, akan lebih lama lagi datangnya laki-laki yang akan melamar saya. Sementara usia saya terus bertambah.

